Pendahuluan
Salah satu teoritikus komunikasi massa yang pertama dan paling terkenal adalah Harold Lasswell, dalam artikel klasiknya tahun 1948 mengemukakan model komunikasi yang sederhana dan sering dikutif banyak orang yakni: Siapa (Who), berbicara apa (Says what), dalam saluran yang mana (in which channel), kepada siapa (to whom) dan pengaruh seperti apa (what that effect) (Littlejhon, 1996).
Satu hal yang menarik perhatian penyusun dari semua metode komunikasi yang ada adalah propaganda. Sejarah mencatat bahwa Nazi berhasil menguasai Jerman dan berbalik arah dari demokrasi menjadi otoriter adal hasil dari sebuah propaganda. Ketika bicara kekinian, banyak album musik para group band begitu antusias menggunakan metode propaganda dalam penyebarannya. Begitupun dalam ranah politik, pengalihan isu kian menjelma di berbagai media. Seolah-olah mengotak-atik opini ppublik yang sedang merangkak berkembang.
